Mengatasi Dilema dan Galau

Assalammualaikum sahabat dakwah, pernah ngalamin yang namanya ANDILAU? Antara Dilema dan Galau? Kayanya lagi jadi trending topic ya di beberapa sosial media, Sebenarnya apa sih arti kata galau ? Menurut Kamus Bahasa Indonesia, galau berarti keadaan pikiran yang tak keruan. Pikiran tak keruan, tentu hati pun tak tenang. Hati yang tak tenang, resah, gelisah tentu bukanlah hati yang sehat.

Nah, yang kayak gini juga pernah menghinggapi shahabat Rasulullah yang bernama Abu Umamah. Abu Umamah duduk dengan air muka yang lesu di dalam masjid, padahal ketika itu biasanya seluruh penduduk Madinah sedang berada dalam kesibukan, baik bertani, berdagang, maupun  mengurus keperluan rumah tangga. Rasulullah kemudian bertanya ada apakah gerangan dengan shahabat tersebut. Abu Umamah kemudian mengatakan pada Rasulullah bahwa ia dalam keadaan yang sangat berat, gelisah, juga terlilit hutang.
Rasulullah SAW kemudian mendekati shahabatnya tersebut dan berkata, “Bukankah aku telah mengajarkanmu sebuah ucapan yang bila kamu mengucapkannya maka Allah akan menghilangkan kesedihan dan melunaskan hutangmu?”
Mau tahu, apa yang pernah diajarkan Rasulullah kepada shahabatnya? Nah, inget-inget ya Sobat. Jangan lupa kayak shahabat Rasul yang satu ini. Nah, ini dia nih doa yang pernah diajarkan Rasulullah SAW, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesedihan dan kesusahan, berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, berlindung kepada-Mu dari kebakhilan dan ketakutan, dan berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan tekanan orang” (HR Abu Daud).
Doa ini diajarkan Rasulullah untuk diucapkan setiap pagi dan petang. Hasilnya… beberapa waktu kemudian, Abu Umamah telah kembali terlihat cerah-ceria dan mengaku bahwa semua kesulitannya telah hilang.
...Doa ini adalah jembatan perlindungan dari rasa malas dan kejenuhan, agar segala urusan kita dimudahkan dan terhindar dari segala bentuk bencana...

Selain itu, yuk kita coba buka Al Qur’an kita… :D simak beberapa ayat berikut:
“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar…”( Q.S at Thalaq [65]:2)
“ Sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar… (Q.S Al Baqarah[2]: 155).
“Dan bersabarlah, sesungguhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang yang berbuat kebaikan. ”(Q.S Hud[11]:115)
“Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (Q.S Al Insyirah [94]: 5-6)
“…Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya.Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu.” (Q.S at Thalaq [65]:3)
Takwa, sabar, dan tawakal adalah obat galau. Yakinlah bahwa kesulitan tak pernah berdiri sendiri, selalu ada solusi, bahkan mungkin ada banyak solusi! Tak usah galau, tak perlu meratap, karena di balik setiap kejadian selalu bertabur hikmah.
Kembalikan semua urusankepada Allah. Bukankah Allah adalah Al Wakil (Yang mengurus hamba-Nya)? Sungguh, Allah tak pernah meninggalkan kita, tak pernah menutup pintu rizki untuk hamba-hamba-Nya… Bukankah Allah adalah As Shamad (tempat bergantung segala sesuatu)? Bersandarlah pada Allah, mohonkan segalanya hanya kepada Allah.
Ridhalah dengan segala kehendak dan ketetapan-Nya, karena boleh jadi kita tidak menyukai sesuatu padahal itu baik untuk kita. Yang kita inginkan belum tentu yang terbaik untuk kita. Sungguh Allah Maha Mengetahui apa yang terbaik untuk hamba-hamba-Nya, sedangkan pengetahuan kita tentang hakikat baik sangatlah terbatas.
Subhanallah… Betapa obat galau bertaburan dalam Al Qur’an. Tapi sayangnya, Al Qur’an seringkali kita lupakan. kita lebih memilih internetan daripada membuka Al Qur’an. Ditambah lagi semua provider sangat gencar berpromosi dengan slogan anti galau, bebas galau, ditambah gratis social network,dan serba gratis lainnya.Ahh..kita pun semakin asik internetan, sementara Al Qur’an kian terpinggirkan…
Andaikan Rasulullah masih hidup, dapat dibayangkan betapa sedih dan pedihnya hati Rasulullah melihat keadaan umat islam sekarang ini… Umatnya yang jauh dari Al Qur’an, mengabaikan Al Qur’an…
”Dan Rasul berkata,”Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan AlQur’an ini diabaikan.” ( Q.S Al Furqan [25]:30)

Adakah kita meluangkan waktu kita untuk Al Qur’an? Adakah kita menghiasi hari-hari kita dengan Al Qur’an? Adakah kita mencari solusi drama kehidupan kita dalam Al Qur'an? Karena sungguh, obat segala penyakit hati ada dalam Al Qur’an.
“Wahai manusia! Sungguh, telah datang kepadamu pelajaran Al Qur’an dari Tuhanmu, penyembuh penyakit yang ada dalam dada, dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”(Q.S Yunus[10]:57)

Semoga sobat dakwah bebas dari penyakit dilemma dan galau yaa, Nice try :D


0 komentar:

Posting Komentar